July 31, 2020

Zoom Vs Google Meet, Mana Lebih Baik Untuk Webinar?

Zoom dan Google meet memiliki beberapa perbedaan pada jumlah peserta, harga paket, dan tampilan.
Event Organizer

Penggunaan webinar saat ini makin gencar dilakukan, mengingat aktivitas yang harus terus berjalan, walaupun harus dalam keadaan menjaga jarak. Karena itu, faktor kenyamanan dan keamanan merupakan dua hal utama, yang harus dipertimbangkan oleh pengguna, sebelum memutuskan untuk menggunakan salah satu platform yang tersedia. Dua platform yang saat ini tengah naik daun adalah Zoom dan Google Meet. Nah, manakah diantara keduanya yang lebih unggul? Manakah yang lebih sesuai dengan kebutuhan anda? Simak artikel berikut ini.

Mana yang Lebih Baik, Zoom VS Google Meet?

Memilih antara zoom dan google meet bukanlah perkara mudah. Keduanya sama-sama banyak digunakan, dan memiliki fitur yang lengkap. Lantas bagaimana cara memilih yang terbaik? Berikut beberapa pertimbangan yang bisa anda gunakan.

1. Kapasitas peserta

Perbandingan yang pertama adalah dari jumlah pesertanya. Baik zoom ataupun Google memang umumnya digunakan sebagai platform konfrensi dan seminar di kalangan event organizer Jakarta untuk webinar. Namun jika keduanya dibandingkan, maka zoom memiliki keunggulan pada aspek ini. Google meet hanya bisa menyediakan ruang virtual bagi 250 orang peserta, sedangkan zoom bisa dimaksimalkan hingga 500 orang. Karena itu bagi anda yang akan mengadakan acara dengan kapasitas di bawah 250 peserta, maka bisa menggunakan Google Meet sebagai pilihan platform, namun untuk konfrensi berjumlah massif, maka Zoom adalah pilihan yang terbaik.

Zoom Vs Google Meet, Mana Lebih Baik Untuk Webinar?

Jumlah peserta ini juga erat kaitannya dengan paket yang ditawarkan oleh masing-masing platform. Seperti yang diketahui Zoom memasang beberapa jenis paket dengan harga yang berbeda, antaranya paket Basic dengan harga 14,99 dollar. Pake Business seharga 19,99 dollar. Kemudian yang terakhir paket Enterprise, yang didapuk dengan harga yang sama, namun harus menghadirkan sejumlah 50 orang untuk tiap sesinya. Berbeda dengan Zoom, Google meet memasang harga yang relative lebih tinggi, dengan jumlah partisipan yang lebih rendah. Paketnya antara lain Basic dengan seharga 6 dollar, dan paket Business dengan harga 12 dollar, dengan kapasitas maksimal 250 orang. Sehingga dari masalah harga, bisa disimpulkan Zoom masih lebih unggul.

2. Tampilan

Perbandingan yang kedua adalah mengenai tampilan yang terdapat di tiap-tiap platform. Zoom diketahui memiliki tampilan yang lebih kompleks. Sehingga menu-menu yang ditampilkan akan menjadi lebih rumit untuk diaplikasikan. Hal ini berbeda dengan tampilan Google meet yang lebih sederhana. Anda tak memerlukan tahapan yang rumit untuk melakukan pengaturan ketika menggunakannya. Karena itu jika pengguna merupakan mereka yang memiliki kesulitan untuk pengoperasian platform yang rumit, maka Google meet adalah opsi terbaik. Namun jika memang para peserta merupakan mereka yang melek teknologi, maka penggunaan zoom tak akan jadi masalah.

3. Fitur-fitur yang disediakan

Selain masalah jumlah peserta, harga premium, dan juga tampilan yang ada, hal lain yang harus dipertimbangkan juga adalah fitur-fitur tambahan yang ada di masing-masing platform. Zoom memiliki fitur tambahan dari segi menu tampilannya. Para partisipan bisa mengganti background ketika melakukan panggilan, mislanya seperti pantai, taman, atau bahkan gambar lucu lainnya. Selain itu para peserta juga bisa menggunakan pilihan menu Touch Up My Appearance, untuk memberikan efek mulus dan cerah pada kulit wajah. Tentu saja kebutuhan ini cocok untuk acara non formal ya. Walaupun tak memiliki fitur hiburan seperti Zoom, namun Google Meet memiliki tawaran yang tidak kalah apik. Peserta bisa membagikan, mengunduh, dan mengunggah hasil konferensi ke Google drive. Selain itu Google meet juga menyediakan fitur subtitle, yang akan memudahkan peserta untuk mengetahui isi konferensi dengan teks yang akan terinput secara otomatis.

Itulah beberapa perbandingan antara Zoom dan Google meet. Jika ditanyakan mengenai manakah yang terbaik untuk EO dan instansi lainnya? Maka jawabannya adalah tergantung dari kebutuhan anda sebagai pengguna. Anda bisa mendiskusikan hal tersebut kepada Hanindo selaku EO yang akan membantu perusahaan Anda untuk menyelenggarakan webinar. Jadi tunggu apalagi!