May 21, 2020

10 Strategi Pemasaran yang Bisa Anda Lakukan Sebelum Melakukan Produk Launching 2020

Lewat artikel ini akan diulas 10 strategi marketing yang bisa dilakukan sebelum melakukan product launching.
Event Organizer

Mengandalkan satu produk untuk membesarkan nama perusahaan bukanlah hal yang tepat. Karena semakin bertambahnya usia, kebutuhan manusia juga ikut bertambah. Dari yang semula hanya membutuhkan sabun mandi jadi membutuhkan masker atau lulur mandi. Sayangnya, melakukan product launching tidak semudah kelihatannya. Meskipun produk baru sudah ada dan siap rilis, perusahaan harus mengatur strategi marketing yang baik agar produk yang dilepaskan diterima dan laris manis di pasaran.

10 Strategi Marketing Sebelum Melakukan Product Launching

Melakukan perilisan produk baru tidak hanya sekedar mempromosikan dan memasarkan produk ke konsumen. Penting bagi perusahaan untuk turut menerapkan semua strategi marketing berikut ini:

1. Bangun Tim Marketing yang Solid

Memasarkan produk baru selalu menantang karena artinya perusahaan harus kembali lagi ke tahapan awal. Mulai dari merencanakan produk baru hingga sampai pada tahapan promosi. Supaya semua rangkaian kegiatan tersebut dieksekusi dengan baik, perusahaan harus memiliki tim marketing yang handal dan profesional. Tim marketing mungkin tidak bertanggung jawab pada pembuatan produk. Namun, tim marketing yang menjadi tolak ukur sukses atau tidaknya produk baru tersebut di pasaran.

2. Fokus Terhadap Perencanaan dan Tujuan

Membuat produk baru sama artinya memiliki tujuan yang baru. Contohnya perusahaan kosmetik yang berencana untuk melakukan product launching lipstick dalam waktu dekat. Sebelum memasarkan produk ke pasaran, Anda harus tahu apa tujuan dari pembuatan lipstick tersebut. Apakah untuk melembabkan kulit bibir wanita? Atau untuk memberikan kesan matte? Focus dan tetap memegang tujuan awal akan menjadi jalan sukses Anda merilis produk terbaru.

3. Riset Pasar Untuk Uji Kompetitor

Bagi perusahaan Anda lipstick mungkin termasuk produk baru, tapi tidak bagi perusahaan competitor. Sebelum melakukan terobosan dengan menghasilkan produk baru, cari tahu terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari produk milik competitor. Semakin banyak point yang Anda miliki, akan semakin mudah bagi Anda untuk mengambil tindakan marketing.

4. Gali Keistimewaan Produk

Apa pun barang yang dijual, pedagang seyogyanya hanya menjelaskan keistimewaan produk. Semakin banyak keunikan dan ciri khas yang dimiliki produk tersebut, semakin baik pula respon yang akan didapat. Karena kebanyakan konsumen Indonesia lebih suka menggunakan satu produk untuk beragam fungsi.

5. Tetapkan Target Marketing

Menentukan target marketing sejak awal akan membantu Anda dan tim untuk merencanakan promosi maupun kampanye produk. Misalnya jika Anda berencana memasarkan lipstick untuk wanita karier. Alih-alih menggunakan siswi SMA sebagai modelnya akan lebih baik jika Anda memakai model yang lebih dewasa.

10 Strategi Pemasaran yang Bisa Anda Lakukan Sebelum Melakukan Produk Launching 2020

6. Pilih Waktu Launching Terbaik

Kesuksesan perilisan produk ternyata bisa dipengaruhi oleh pemilihan waktu. Contohnya Anda menjalankan perusahaan konveksi dan bulan depan adalah bulan Ramadhan. Maka alih-alih membuat pakaian biasa, cobalah manfaatkan timing ini untuk memproduksi tunik atau gamis lebaran.  

7. Rencanakan Kampanye Produk

Kampanye produk merupakan salah satu tahapan perilisan produk yang paling menyita waktu dan pikiran. Beruntungnya, banyak EO Jakarta yang bisa Anda gunakan jasanya untuk membantu menghandle acara penting ini. Anda bisa mempercayakan Hanindo untuk menghandle product launching. Selain mengandalkan profesionalisme Event Organizer, penting bagi perusahaan untuk merencanakan konsep kampanye produk dengan matang.

8. Promosikan Melalui Media Marketing

Bagi perusahaan yang populer dan memiliki banyak pelanggan di seluruh Indonesia, tidak sulit sama sekali untuk melakukan promosi produk baru. Cukup manfaatkan sosial media yang dimiliki. Perusahaan bisa mempromosikan produk di Facebook, Instagram, situs resmi milik perusahaan, melalui email newslatter bahkan channel YouTube.

9. Lakukan Split Test

Yang tidak kalah penting sebelum melepas produk baru ke konsumen adalah beta testing. Beta testing akan membantu perusahaan mendapatkan penilaian objektif tentang produk yang dibuatnya. Jika komentar atau ulasan yang diterima sangat positif, artinya produk tersebut benar-benar siap untuk dipasarkan.

10. Gaet Influencer

Supaya produk baru Anda memiliki wajahnya tersendiri, jangan lupa untuk memilih influencer yang tepat. Influencer akan bekerjasama dengan perusahaan Anda untuk memasarkan produk baik di channel sosial media mereka maupun di channel milik perusahaan.

Dengan mengikuti sepuluh strategi di atas, niscaya kegiatan pelaksanaan product launching yang ingin Anda laksanakan akan berjalan dengan lancar dan sukses. Jangan malas untuk belajar karena dari belajar Anda bisa mendapatkan lebih banyak ilmu pengetahuan dan pengalaman.